Showing posts with label Puisi Cinta. Show all posts
Showing posts with label Puisi Cinta. Show all posts

19 October 2010

Bila Isteri Membalas Puisi Suami Tercinta ...


*** Puisi Si Suami Kepada Si Isteri ***

Isteriku
Jika engkau bumi
Akulah matahari
Aku akan menyinari mu kerana engkau mengharapkan sinaran dari ku..
Ingatlah bahtera yg kita kayuh, begitu penuh riak gelombang.
Aku pasti akan tetap menyinari bumi, hingga kadang-kadang bumi terasa akan silauan ku.
Lantas aku ingat satu hal bahawa Tuhan mencipta bukan hanya bumi,
Malah ada planet lain yang juga mengharapkan sinaranku.
Lalu...
Relakanlah aku menyinari planet lain,
Menyampaikan faedah adanya aku,
Kerana sudah takdir Illahi sinaranku diperlukan di planet lain...


*** Balasan Puisi si isteri***


Suamiku,
Andai kau memang mentari,
Sang suria yang memberi cahaya,
Aku merelakan engkau berikan sinaranmu kepada segala planet yang telah TUHAN ciptakan kerana mereka juga seperti aku perlukan cahayamu
dan...
Akupun juga tidak akan merasa kekurangan dengan sinaranmu...

AKAN TETAPIIIIIIII. .
Bila kau hanya sejengkal lilin yang berkekuatan 5 watt sahaja,
Jangan lah bermimpi untuk menyinari planet lain!!!
Kerana bilik tidur kita yang kecil pun belum sanggup kau terangi.
Lihatlah diri mu pada cermin kaca di sudut kamar kita, di tengah remang-remang pancaran cahaya mu yang telah aku mengerti...
Cuba lihat siapa dirimu...
MATAHARI atau lilin ?
Atau jangan-jangan cuma mancis saja!!!!!

Rs: Jangan Marah Ye.. He3

12 October 2010

Puisi untuk sahabat

sahabatku………
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episod kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam

31 May 2010

Setitis Airmata Dan Seulas Senyuman

Takkan kutukar dukacita hatiku demi kebahagiaan khalayak. Dan, takkan kutumpahkan air mata kesedihan yang mengalir dari tiap bahagian diriku berubah menjadi gelak tawa. Kuingin diriku tetaplah setitis air mata dan seulas senyuman.

Setitis airmata yang menyucikan hatiku dan memberiku pemahaman rahsia kehidupan dan hal ehwal yang tersembunyi. Seulas senyuman menarikku dekat kepada putera kesayanganku dan menjelma sebuah lambang pemujaan kepada tuhan.

Setitis airmata meyatukanku dengan mereka yang patah hati; Seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan.

Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan berbanding jika aku hidup menjemukan dan putus asa.

Aku bersedia kelaparan demi cinta dan keindahan yang ada di dasar jiwaku setelah kusaksikan mereka yang dimanjakan amat menyusahkan orang. Telah kudengar keluhan mereka dalam hasrat kerinduan dan itu lebih manis daripada melodi yang termanis.

Ketika malam tiba bunga menguncupkan kelopak dan tidur, memeluk kerinduannya. tatkala pagi menghampiri, ia membuka bibirnya demi menyambut ciuman matahari.

Kehidupan sekuntum bunga sama dengan kerinduan dan pengabulan. Setitis airmata dan seulas senyuman.

Air laut menjadi wap dan naik menjelma menjadi segumpal mega. Awan terapung di atas pergunungan dan lembah ngarai hingga berjumpa angin sepoi bahasa, jatuh bercucuran ke padang-padang lalu bergabung bersama aliran sungai dan kembali ke laut, rumahnya.

Kehidupan awan-gemawan itu adalah sesuatu perpisahan dan pertemuan. Bagai setitis airmata seulas senyuman. Dan, kemudian jiwa jadi terpisahkan dari jiwa yang lebih besar, bergerak di dunia zat melintas bagai  segumpal mega diatas pergunungan dukacita dan dataran kebahagiaan.

Menuju samudera cinta dan keindahan – kepada Tuhan.
~ Khalil Gibran

24 May 2010

Puisi Rindu Dari Ieyja Fesal



Sungguh...
Rindu itu tiada siapa yang tahu...
Rindu itu tersimpan dilubuk hati...
Kerana rindu itu
Tak bisa dihuraikan...
Kerana rindu itu...
Rindu yang abadi...
Bersimpul mati...

Dan.. kerna rindu
Ku gagahi perjalanan hidup ini
Ku kuatkan semangat diri
Hanya kerna rindu...

Rs : Kau sentiasa di hati ku..

05 May 2010

L.O.V.E
















 
L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very, very extraordinary
E is even more than anyone that you adore can

Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for two
Two in love can make it
Take my heart and please don't break it
Love was made for me and you

L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very, very extraordinary
E is even more than anyone that you adore can

Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for two
Two in love can make it
Take my heart and please don't break it
Love was made for me and you


Rs : I Love You More.


07 April 2010

Pejamkanlah Matamu Kekasih


Pejamkanlah matamu kekasih
biarku bawa dirimu
ke dasar laut cinta
menyelami karangan indah
mengutip mutiara luhur
menjadi kalung di leher rindumu

Pejemkanlah matamu kekasih
biarku bawa dirimu ke awam
bersama sayap saktiku
untukku petik bintang kejora
menghiasi resah simpul
sanggulmu.

Pejamkanlah mataku kekasih
biarku bawa dirimu
ke luas laut biru
melayarkan bahtera asmara kita
merentasi samudera rasa
menyusuri pulau-pulau cinta setia
berlabuh di pantai bahagia

Pejamkanlah matamu kekasih
biarku bawa dirimu menyusuri
sungai lesu
bersampankan hatiku dan hatimu
berdayungkan kasih kita
memancing cemburu
berumpankan rindu

Pejamkanlah matamu kekasih
biarku bawa dirimu ke rimbaraya
berbekalkan belati asmara
buat mempertahankan cinta
dari buas sang belantara

Pejamkanlah matamu kekasih
di sisimu, aku sentiasa ada

Nukilan asal : Upenyu Majalah Wanita

19 February 2010

DARI HATI SEORANG ISTERI

dariMu aku dijadikan,
sumbangan Mu memberikan satu keindahan,
yang hanya dapat dibuktikan dengan satu ikatan..
seperti Cintaku kepadaMu..Ya Allah..
 
dari susuk tubuh seorang lelaki,
aku bergelar isteri,
yang layak diberi haruman kasturi,
untuk bekalan berhari-hari sebagai teman sejati..
 
salahkah aku meminta manja
seperti adam dan hawa,
salahkah aku meminta belaian
seperti Kekasih Allah, Muhammad dan Isteri-isterinya..
 
aku seorang perempuan,
aku juga seorang anak,
bahkan aku seorang isteri,
yang bakal bergelar seorang ibu,
 
tiada menadah laut meminta hujan,
tiada sinar menyuluh alam,
hanya mengilap kaca untuk dijadikan berlian..
kesedaran ini menguji diri,
kesilapan ku anggap gurauan,
kesakitan ku anggap kebahagiaan,
kekecewaan ku anggap keharmonian,
hanya untuk mu suamiku,
senyuman seindah bungaan,
mekar harum tiada tampak madunya..
 
atas perasaan anugerah Ilahi,
aku redha menerima seadanya,
kerana dia suamiku yang dicintai,
sekadar di dunia, bahagia sejati di sana..
sedarkan dia atas kehadiran ku,
pelengkap rusuk seorang suami...
 
Nukilan Asal : Faizah Idris
 

 

 

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...